Ada kenangan yang datang tanpa diundang.
Bukan karena kita sedang mencarinya.
Bukan karena kita sedang mencoba mengingatnya.
Tetapi karena sesuatu secara tiba-tiba membawanya kembali.
Sebuah lagu yang sudah lama tidak terdengar.
Jalan yang pernah kita lewati setiap hari.
Cuaca yang terasa familiar.
Atau aroma tertentu yang mengingatkan kita pada seseorang.
Dan dalam sekejap, kita kembali ke sebuah waktu yang sebenarnya sudah lama berlalu.
Yang menarik, bukanlah fakta bahwa kita mengingat.
Melainkan mengapa kenangan tertentu tetap bertahan.
Di antara ribuan hari yang telah kita jalani, mengapa hanya beberapa yang terus kembali?
Mengapa ada momen yang tetap hidup di dalam diri kita, bahkan setelah bertahun-tahun?
Mungkin karena kita tidak mengingat segalanya.
Kita mengingat apa yang memiliki makna.
Kita mengingat hal-hal yang membuat kita merasakan sesuatu.
Sebuah pertemuan.
Sebuah perpisahan.
Sebuah percakapan yang mengubah cara kita melihat hidup.
Atau seseorang yang pernah menjadi bagian penting dari perjalanan kita.
Seiring waktu, banyak detail mulai memudar.
Kita lupa tanggalnya.
Kita lupa apa yang kita kenakan.
Kita lupa bagaimana semuanya terjadi.
Namun anehnya, perasaan itu sering kali tetap tinggal.
Karena pada akhirnya, yang bertahan bukanlah peristiwanya.
Melainkan makna yang kita berikan pada peristiwa tersebut.
Beberapa kenangan datang kembali untuk mengingatkan kita tentang kebahagiaan yang pernah ada.
Beberapa datang untuk menunjukkan seberapa jauh kita telah bertumbuh.
Dan beberapa lainnya hadir hanya untuk mengingatkan bahwa ada bagian dari hidup kita yang pernah begitu berarti.
Mungkin itulah alasan mengapa kenangan tertentu tidak pernah benar-benar pergi.
Mereka menjadi bagian dari diri kita.
Membentuk cara kita berpikir.
Membentuk cara kita mencintai.
Membentuk cara kita memandang dunia.
Setiap pengalaman meninggalkan sesuatu.
Sebuah pelajaran.
Sebuah pemahaman.
Sebuah jejak yang terus kita bawa ke dalam bab-bab berikutnya dalam hidup.
Dan mungkin, ketika sebuah kenangan tiba-tiba kembali tanpa peringatan, itu bukan karena masa lalu sedang memanggil kita untuk kembali.
Melainkan karena ada sesuatu yang masih ingin diingatkan.
Tentang siapa kita dulu.
Tentang siapa kita hari ini.
Dan tentang siapa kita sedang menjadi.
Karena pada akhirnya, hidup bukan hanya tentang momen yang kita jalani.
Tetapi juga tentang cerita yang kita pilih untuk terus kita bawa.
KIMTZU
Inspired by the stories we carry through life.


๐๐๐